Catatan Acak Muhammad Yorga

Maret 1, 2009

Sebuah Simulasi Menarik

Filed under: Ilmu dalam Artikel — yorga @ 3:07 pm

Dialah Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji di antara kita, siapa yang paling BAIK amalannya <al-mulk:2>

Sebaik-baik muslim adalah yang paling bermanfaat bagi muslim lainnya

Dauroh DKM tadi ditutup dengan sebuah simulasi outdoor,

Cowok dan cewek dibariskan dalam satu shaf (satu-satu jadi dua), di depan kita lapangan rumput luas terbentang. Lalu kita saling memegang pundak satu sama lain di samping kanan-kiri kita hingga membentuk barisan yang kokoh.

Aturan game sederhana, kita berlomba secara perorangan untuk berlari mencapai finish di depan sana tanpa melepas teman di kanan-kiri kita. Jika samping kanan kiri kita melambat, dorong pundak mereka, namun jika mereka malah menjadi halangan bagi kita mencapai tujuan, tinggalkan mereka.

Sederhana bukan?

Tapi, biasa, anak sma 3 kritis-kritis, sudah mikir duluan apa kira2 esensi games tersebut. Maka di shaf cowok, ada beberapa tipe orang:

orang yang mengikuti prosedur, yang penting dia lari cepat dan menang, soalnya diembel-embeli hadiah buku

orang yang menarik paksa teman2 di sampingnya

orang yang sengaja melambatkan larinya lantaran males dengan kata “simulasi”

Lain lagi dengan ceewek yang semuanya satu tipe,

Orang-orang yang penuh kebersamaan berjalan agak lambat menyesuaikan dengan langkah teman di sampingnya dan masuk finish pun bersama-sama (so swiit)

Padahal aturannya cukup jelas, finish kita adalah perorangan.

Layaknya kehidupan, masuk surga tentu sendiri-sendiri bukan? Namun pada dasarnya, kita memang berhimpun dalam suatu jama’ah. Berlomba-lomba dalam jama’ah jadinya. Kewajiban kita memang menarik paksa sahabat-sahabat di samping kita agar bersama kita menuju jannatnya (tapi tetep kita yang pertama, kan lomba).

Itulah konsekuensi bagimu yang berhimpun dalam jama’ah, kau tak boleh marah saat orang menarikmu dengan cara yang keras!

Namun, saat mereka malah menjadi kanker dalam jama’ah yang memperlambat laju jama’ah sendiri, maka tinggalkanlah. Menunggu hanya akan membuatmu lelah dan tak sampai pada tujuan akhirmu.

Dialah Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji di antara kita, siapa yang paling BAIK amalannya <al-mulk:2>

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Theme: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.